Minggu, 29 Maret 2026
TRADISI MEMBUANG KOIN, JEMBATAN SEWO, PANTURA
TRADISI MEMBUANG KOIN, JEMBATAN SEWO, PANTURA
Para pendiri Indramayu zaman dahulu pun meletakkan tuah bagi orang yang akan berbuat jahat dan berkhianat pada penduduk Indramayu. "Jika melalui Kali Sewo, kesaktiannya punah,"
Adapun kini, dia mengungkapkan, orang-orang Indramayu yang baik dan pulang merantau akan memberikan sebagian rezeki pada penduduk penjaga perbatasan. "Tradisi itu agaknya telah lama mungkin dikaitkan dengan awal berdirinya Indramayu, tapi orang-orang yang ramai berderet itu baru belakangan saja,"
------
Tragedi kecelakaan yang menimpa salah satu rombongan bus yang hendak membawa transmigran asal Boyolali ke Sumatera Barat pada 11 Maret 1974. Namun, salah satu bus yang membawa rombongan tersebut tergelincir dan masuk ke sungai dan terbakar di kali Sewo Desa Sukra Kabupaten Indramayu.
"Musibah tersebut terjadi pada pukul 04.30 dini hari. Sebanyak 67 orang yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak tewas akibat kejadian tersebut," ujar dia. Di antara rombongan yang mengalami musibah, hanya tiga anak-anak saja yang selamat. "Semua korban yang tewas dimakamkan di dekat pemakaman umum yang terletak di dekat lokasi kejadian, dan dibuatkan monumen Pahlawan Transmigrasi," ucapnya.
LEMPAR KOIN DI JALUR PANTURA
#membuang_koin
#membuang_receh
#jembatan_sewo
Langganan:
Komentar (Atom)
-
Lukisan Dijual sebuah lukisan ….. salah satu koleksi kami (For Sale .. 1.75 Miliar Rupiah) usianya yang sepuh …. antik Empat sesepuh ...
-
MISTERI SUARA GAMELAN DI GUNUNG MENDAKI GUNUNG KAPUR | SINGA GHAIB DI PUNCAK GUNUNG MERAH PUTIH | UPACARA DIRGAHAYU RI DI GUNUNG KAPUR | GU...
-
FENOMENA PETIR & BADAI | TELEPORTASI ? Badai petir terbentuk oleh kombinasi kelembapan, udara hangat yang naik dengan cepat, dan kekuat...